Langsung ke konten utama

healthy man has a hundred wishes, a sick man has only one.

pagi ini rasanya malas sekali mengerakna badanku dari tempat tidur..badan rasanya masih remuk redam setelah semalam suntuk (hingha pukul 12 malam) aku bersama kawan kawan lamaku bermain futsal. ya ...memang benar kata orang nostalgia adalah salah satu perkara yang bisa membuatmu lupa waktu kawan ... :)

pagi ini hawa  masih sangat dingin.. purwokerto terasa begitu nyaman bila dibandingkan hari hariku sebelumnya di yogyakarta.. setidaknya disini serangga malampun masih mau bernanyi tanpa malu malu..tidak seperti di jogja... ketika malam tiba yang terdengar hanya deru dari ruang  bakar karburator yang seakan terus berlomba..

liburan telah datang dan aku merasa liburan kali ini harus menjadi sebuah masa "pemulihan"  yang sempurna... yaa... badanku rasanya memang layak menerimnya karena jika diingat ingat kehidupanku di perantauan SANGAT TIDAK SEHAT kawan. betapa tidak rutinitas yang padat sama sekali tidak diimbangi asupan gizi dan istirahat yang cukup... pola hidup serampangan  membawa dampak yang instan pada daya tahan dan kesehatan thbuh.... yaa.. jika liburan liburan sebelumnya aku hanya menghabiskan waktu untuk hanya sekedar nonton tv,film,nonkrong dll... kini aku memiliki misi baru yaitu untuk menyehatkan badan !  ya..sehat ! badanku pantas dapatkan itu kawan... jangan paksakan dia menjadi lemah karena  rasa malas dan jangan biarkan dia lemas karena otakmu yang bebal akan kesadaran hidup sehat... sehatlahhh karena  badanmu layak menerimanya! saatnya "dia" memanjakan diri sejenak .. :)

dan pada akhirnya secara pribadi saya sangat setuju dengan quote dibawah ini...

"healthy man has a hundred wishes, a sick man has only one."

sesungguhnya sehatmu begitu mahal kawan..selagi bisa dan sempat ..pelihara lahhhh!

NB: jika biasana saya nulis lewat leptop ini adalah tulisan pertama saya mengunakan smartphone... agak sedikit susah sebenernya... tapi saya menikmatinya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

somos libres siempre solamente por tu vas!

Sei mangkei ranger - Jilid 1  hari ini, ditempat yang sama, saat kita memulai segalanya.. sabagian dari kita kini telah "selesai" melewatinya.. sebagian dari mereka telah berpamitan. melesat menuju takdir masing masing untuk mencoba meraih pengharapan ditempat yang lain.. bagi sebagian dari kita.. mungkin ini adalah titik penghabisan. bagi sebagian lainya mungkin kita masih memiliki alasan untuk bertahan.. dari titik yang sama saya  akan-selalu-tetap-akan mendoakan.. bahwa dengan segala pilihan yang kita ambil maka kita  akan menemukan jawaban.. bagi mereka yang masih bertahan.. semoga kita dikuatkan.. karena hal terpenting untuk teteap bertahan adalah dengan menemukan alasan.. bagi mereka yang masih berjuang maka teteaplah melihat kedepan. mengingat tujuan akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat. dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh setiap harinya.. ya.. hidup ribuan kilometer jauh dari "rumah" bukanlah hal yang mudah. kita tau...

Cerita Awan Biru

awan sirus yang tipis lembut membaur di  langit biru disiang bolong. Angin timur yang yeng bertiup kencang seakan mebentuk guratan-guratan tipis yang melingkar parabol mengikuti arah angin. Butiran uap air itu kini telah jenuh di ketinggian. Hadir dari tanah permukaan, dari daun-daun hijau serabutan, datang dari hilir yang syahdu dan juga hulu yang teduh. Butian uap itu kini telah memadu, dan bergerak bersama dalam keteraturan.  Dalam sebuah tatanan alam yang telah digariskan oleh sang Maha. Awan sirus yang tipis memberi rona yang berbeda di langit luas. Langit yang berwarna biru kini memiliki corak garis tipis mengurat dari sisi timur dan mulai membarat. Awan sirus memberi keteduhan tanpa menghasikan hujan sekaligus membawa tenang saat terik semangat menyapa bumi.   Butiran uap air tidak pernah mempertanyakan mengapa ia harus selalu berpindah seakan tak memiliki rumah. Mereka bahkan tak tahu lahir dari mana. Apakah dari tanah permukaan? Atau merupakan bagian dari ...

Numpak montor sinambi sawan tangis utowo mikul dhawet sinambi rengeng-rengeng

Berlari, maju dan melesat - begitulah kiranya setiap manusia kini berhasrat untuk saling mendahului. Siapa yang lebih cepat bekerja, siapa yang lebih giat berpacu , siapa yang lebih cekatan menangkap peluang maka dialah yang akan maju menjadi pemenang.  Disadari atau tidak dalam setiap dari diri manusia , selalu ada singa bernama ambisi yang rasanya selalu ingin dipuaskan dan  diberi makan. serupa bara api, ambisi haruslah selalu ada dalam diri manusia bukan hanya agar selalu hangat-terang-menyala hidupnya  namun juga agar tidak pandir tingkah lakunya.  ambisi harus ditakar secara jeli agar hidup kita sebagai manusia menjadi seimbang. tidaklah menjadi pribadi yang mabuk akan ambisi dan  berkacamata kuda, atau juga bukan menjadi pribadi yang nerimo in pangdum  saja dimana seakan-akan nasib adalah hadiah Tuhan yang turun begitu saja dari langit.  Hiduplah dengan api-unggun-bernama-ambisi didalam dirimu, dimana di sekelilinya telah terdapat...